← Kembali ke Daftar Cerita

Perjalanan Sunyi

✍️ dy
📅 24 June 2026
Kategori
kisah nyata
Penulis
dy
Tanggal Publikasi
24 June 2026

Cerita Lengkap

Abil memandang sendu dihadapannya, bagaimana ia tak menyangka sampai ditempat itu. tempat yang banyak dirindukan kaum muslimin seluruh dunia... Baitullah.

Terngiang kembali perkataan Abah di kampung kala itu saat Abil pamit untuk kembali ke Jakarta, - kalo ada duit, mending buat umroh dulu nak -

Pesan Abah ini seperti trigger bagi Abil untuk memantapkan kembali keinginannya ke tanah suci.

Tidak lama berlalu, pesan Abah itu bagai doa yang tembus ke langit, dari mulai pencarian travel umroh, proses pendaftaran, pembuatan pasport, vaksin meningitis dan polio, semua proses dilalui. Sampai Qodarullah, infeksi ginjal, harus rehat dirumah 2 minggu dan berobat jalan.

Abil khusnozon, mungkin ini pembersihan dari dosa sebelum berangkat. Sampai kemudian masih diberi kesempatan menjalankan ibadah romadhan dan akhirnya berangkat umroh pertamanya.

Meski nyeri di punggung terkadang masih berasa sampai menjalar ke kaki dan tangan, semua bisa dilalui dan dijalani sampai sejauh ini.

Kepala Abi tersandar di salah satu tiang Masjidil Haram, proses thawaf wada telah usai. Saatnya kini harus meninggalkan Baitullah. - Ya Allah, jangan haramkan mata ini melihat lagi Baitullah. Ijinkan kami kembali ke sini Yaa Rabb - terngiang doa Kang Salman Sang Muthowif yang di ikuti semua jamaah rombongan rawda umroh disetiap putaran thawaf perpisahan tadi.

...